Semoga Menjadi Nyata

Semoga Menjadi Nyata



Di bawah atap mall, besar juga megah

Banyak orang tak kukenal, tidak mewah

Di atas lantainya diseru langkah kedua kaki

Aku mungkin keliru akan tempat ini

Sangat redup cahaya pun disangkal

Lalu kulihat seorang kukenal




Dan ya, itu engkau.

Kau adalah semua warna dalam satu

Kau adalah individu kompleks dan memiliki banyak segi

Mengandung banyak kualitas, emosi, dan pengalaman yang berbeda

Kau bukanlah satu hal

Melainkan sebuah kaleidoskop dengan banyak corak dan beragam

 

Terang seketika, pandanganku terpaku

Padamu yang senyum melihatku

Tersipu diriku saat kau datang menghampiriku



Sulit dipercaya bahwa kita berjalan berdua

Berbicara dan bertukar tawa bersama

Namun ada yang salah dengan isi pikiranku

Saat lenganmu melingkari lenganku

Karena rasa ini mati layaknya monoplegia

Hiraukan, aku senang seperti ini




Tanganmu menggenggam tanganku

Masih belum percaya kau melakukan hal itu

Hiraukan, aku senang seperti ini


Hingga pada akhirnya

Aku disadarkan oleh sesuatu yang tak kusangka

Dan membuatku sangat kecewa

Membuka kedua mataku, terbangun dari tidurku

Oh ini semua hanyalah mimpi

Mimpi yang selama ini menjadi angan-angan 

Mimpi indah yang seharusnya kuberi tepuk tangan

Apa boleh buat segalanya harus sirna

Terima kasih atas kunjungannya

Semoga mimpi ini menjadi nyata.


- Kamar Kost, 11 Februari 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau yang di sana

Medical Journalism, Emang Seru?

Belajar Jurnalistik